6 Langkah Menjadi Pengusaha Waralaba yang Sukses

6 Langkah Menjadi Pengusaha Waralaba yang Sukses

Ada banyak sekali faktor yang membuat bisnis waralaba atau franchise semakin digemari para pengusaha yang hendak membangun sebuah bisnis, terlebih bagi Anda yang baru saja memutuskan untuk berkutat di dunia bisnis. Hal ini disebabkan karena selain mudah dan tidak repot karena tidak membutuhkan waktu serta pikiran yang banyak, Anda juga tidak perlu bersusah payah membangun sebuah bisnis dari nol. Selain itu Anda juga harus memperhatikan beberapa kiat jitu menjadi pengusaha waralaba yang sukses.

Tak terpungkiri memang mayoritas pengusaha waralaba memilih menjalin kerjasama dengan bisnis franchise dikarenakan menginginkan kepastian serta kemudahan dalam menjalankan sebuah bisnis tanpa harus banyak melakukan promosi branding. Memang jika ditelaah secara umum bisnis waralaba ini justru lebih mudah untuk dijalankan daripada membangun usaha sendiri dari nol. Pasalnya melalui usaha franchise ini Anda tidak perlu menjalani rumitnya membangun sebuah usaha yang harus mendedikasikan banyak waktu dan tenaga.

Nah, mungkin salah satu rekomendasi bisnis waralaba yang bisa Anda coba untuk jajaki adalah bisnis waralaba kue balok. Kue yang berbentuk mungil layaknya balok ini kini menjadi salah satu jajanan favorit generasi milineial hingga orang dewasa. Selain memiliki citarasa yang melegenda kue balok ini juga sudah banyak dikenal oleh khalayak umum. Jadi tentunya hal tersebut akan membuka peluang waralaba dengan royalty yang cukup menjanjikan.

Namun meskipun terkesan mudah, ada beberapa tantangan yang akan Anda hadapi tatkala menjalakan bisnis waralaba kue balok tersebut. Untuk menghadapi segala tantangan yang mengadang di jalan, tentunya Anda harus memahami secara seksama mengenai cara jitu menjadi pengusaha waralaba yang sukses, seperti yang akan kami jelaskan di bawah ini.

Tips Menjadi Pengusaha Waralaba Franchise yang Sukses

1. Terjun langsung ke lapangan

Supaya Anda mampu menjalankan strategi berbisnis dan proses bisnis dengan lancar, alangkah lebih baiknya jikalau ketahui dengan jelas kondisi di lapangan secara menyeluruh. Meskipun Anda sudah dibantu dengan beberapa karyawan, namun Anda tidak boleh mempercayakannya 100%. Pasalnya menilik dari beberapa kasus banyak sekali pengusaha waralaba yang justru merugi akibat sikap pegawainya yang nakal.

Oleh sebab itu untuk mengantisipasi hal yang demikian, survey dan lihatlah secara langsung kondisi dilapangan secara menyeluruh. Tidak hanya mempu mengontrol langsung proses bisnis waralaba yang dijalankan, dengan terjun langsung kelapangan Anda juga dapat mengetahui berapa besar royalti yang didapatkan setiap harinya. Dengan begitu tidak akan mudah tertipu oleh oknum nakal.

2. Mengikuti Pelatihan Keuangan

Sebagian orang menganggap mempelajari ilmu keuangan adalah sesuatu hal yang rumit dan tidak menyenangkan. Namun bagi seorang pengusaha waralaba atu wirausahawan lainnya memahami sistem manajemen keuangan adalah suatu kewajiban. Meskipun Anda mampu menggaji sumber daya manusia yang ahli dalam bidang keuangan, namun paling tidak Anda juga harus mengetahui dasar-dasar dari ilmu keuangan secara garis besar.

Dalam sebuah bisnis baik itu bisnis waralaba atau bisnis konvensional memahami ilmu keuangan adalah hal yang sangat penting. Pasalnya dengan memahai ilmu keuangan yang baik, Anda dapat memperhitungkan keuntunagn yang didapatkan. Sebab tak jarang kini banyak sekali bisnis waralaba yang justru membuat pengusaha waralaba merugi karena tidak pahamnya dengan ilmu keuangan.

3. Perhitungkan keuangan dengan matang

Meskipun usaha waralaba atau franchise yang Anda tekuni tidak sepenuhnya milik Anda, namun kesuksesan dan keberhasilan dari bisnis ini sebagian adalah tanggung jawab Anda. Oleh karena itu secara tidak langsung Anda harus menguasai dasar-dasar ilmu keuangan yang baik dan benar meskipun hanya garis besarnya saja. Pasalnya dengan ilmu keuangan tentunya mampu memperhitungkan keuntungan yang sebenarnya dari usaha yang dijalankan.

Bukan hanya modal awal atau bahan baku produksi saja yang perlu dipertimbangkan, namun segala biaya yang dikeluarkan dalam bisnis, gaji karyawan hingga seluruh subsidi bagi karyawan harus diperhitungkan secara matang. Banyak pengusaha yang mengenyampingkan pengeluaran kecil yang dikeluarkan tatkala menjalankan bisnis. Sejatinya hal tersebut adalah kekeliruan, pasalnya dengan mengetahui pengeluaran secara pasti, perhitungan keuntungan Anda tidak akan meleset.

4. Pengenalan Terhadap Teknologi

Manfaatkan kemutakiran teknologi masa kini sebagai wadah untuk mempromosikan produk waralaba yang diusung secara lebih luas. Melalui kecanggihan teknologi secara otomatis Anda mampu memperluas cakupan bisnis dibanding dengan mempromosikan produk waralaba dengan cara yang konvensional. Oleh karena itu, Anda harus melek terhadap kecanggihan teknologi masa kini degan baik. Tak hanya untuk diri sendiri, namun Anda juga harus menularkan ilmu tersebut kepada seluruh karyawan bisnis waralaba.

5. Menjadi Kunci Sukses Pemasaran

Kunci kesuksesan sebuah bisnis baik itu bisnis waralaba ataupun bisnis konvensional ini berasal dari kelihaian pemiliknya dalam melakukan pemasaran. Karena bisnis yang Anda tekuni merupakan bisnis waralaba, maka Anda tidak memiliki wewenang penuh untuk mengubah produk sesuai dengan ide dan kreativitas meskipun sejatinya Anda adalah pemilik dari usaha franchise tersebut.

Ada beberapa pihak yang perlu dilibatkan tatkala hendak merubah suatu produk, oleh sebab itu Anda hanya diperbolehkan untuk mengembangkan produk yang telah tersedia sebelumnya. Nah, salah satu tuntutan dari penyumbang dana bisnis franchise ini adalah harus selalu mengembangkan ide dan kreativitas untuk memasarkan produk-produk yang diusungnya.

6. Jangan Mengharapkan Laba Otomatis

Meskipun ada beberapa tahapan proses bisnis yang bisa Anda lewatkan dalam waralaba namun bukan berarti Anda menggampangkan pendapatan yang didapatkan dalam menjalankan sebuah bisnis. Pada dasarnya peluang keuntungan dan kegagalan sebuah bisnis waralaba atau franchise ini sama seperti bisnis konvensional lainnya. Jadi hindari sikap pengharapan keuntungan yang otomatis dari usaha waralaba yang dijalankan.

Meskipun peluang dalam mendapatkan sebuah keuntungan cukup mudah karena umumnya bisnis waralaba yang dipilih sudah memiliki nama dan pelanggan yang banyak terlebih dahulu di pasaran. Tetapi bangunlah sikap bahwa bisnis waralaba yang sedang Anda jalankan tersebut merupakan bisnis yang telah dirintis dari nol. Dengan pemikiran tersebut secara otoantis akan meningkatkan performa serta pemasaran penjualan produk waralaba yang diusung.

Demikianlah penjelasan mengenai 6 langkah pengusaha waralaba yang sukses untuk menghadapi semua tantangan yang menghadang ketika menjalankan bisnis tersebut. Dengan begitu bisnis waralaba kue balok yang hendak Anda jalankan akan menjadi sebuah usaha yang berkembang dengan pendapatan yang tinggi.

Juga secara otomatis Anda mampu mensejahterakan seluruh karyawan serta mengepakkan sayap bisnis waralaba kue balok. Memang diatas hanyalah sebatas tulisan saja, tapi kami berani jamin jika Anda praktekan dengan benar hasilnya tidak akan mengecewakan.

Bagaimana, tertarik berbisnis waralaba kuliner? Jika tertarik franchise kue balok sangat kami rekomendasikan karena memiliki prospek yang cukup bagus kedepannya nanti, apalagi jika melihat jajanan milenial saat ini yang bervariasi tentunya akan semakin laris. Semoga bermanfaat dan mampu memberikan gambaran bisnis waralaba yang hendak ditekuni.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *